Wali Kota Ambon Tutup Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah

AMBON,PPID – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena secara resmi menutup Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah yang digagas Pemerintah Negeri Batu Merah melalui BUMDes, setelah berlangsung selama 15 hari, terhitung sejak 1 hingga 15 Februari 2026. Penutupan digelar di Lapangan Hatukau Mini Soccer, Galunggung, Minggu (15/2/26).

Turnamen ini diikuti oleh 48 tim yang berasal dari Kota Ambon dan Kabupaten Maluku Tengah. Adapun hasil akhir Turnamen Mini Soccer Piala Raja Negeri Batu Merah yakni Juara I diraih Tridente FC, Juara II Lawamena FC, Juara III LM FC, dan Juara Harapan I Twenty FC.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling diminati masyarakat Maluku, khususnya generasi muda di Kota Ambon.

“Sepak bola bukan hanya sekadar tontonan di televisi atau YouTube, tetapi juga menjadi hobi yang disalurkan langsung di lapangan melalui event-event seperti ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ambon sangat mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan memajukan daerah, sekaligus menggali dan membangkitkan potensi generasi muda di bidang olahraga, seni, dan budaya.

Menurutnya, banyak organisasi kepemudaan dan kelompok masyarakat di Kota Ambon yang memiliki inisiatif serta bakat untuk membantu pemerintah dalam mendorong kemajuan daerah. Ia mengapresiasi langkah Negeri Batu Merah melalui BUMDes yang telah menggagas turnamen ini dan berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan.

“Dilihat dari fasilitas Lapangan Mini Soccer yang sangat representatif dan antusiasme peserta yang luar biasa, saya berharap turnamen ini bisa terus berlanjut setiap tahun,” katanya.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama penyelenggaraan turnamen. Ia menilai ajang ini bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar pemuda serta menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.

“Menang dan kalah dalam pertandingan adalah hal yang biasa. Pemenang sejati adalah mereka yang mampu menerima hasil dengan hati dan dada yang lapang,” pesannya kepada para finalis.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, Pemerintah Negeri Batu Merah, serta BUMDes yang telah bekerja keras menyukseskan turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah besar untuk menghadirkan event-event olahraga yang lebih besar di masa mendatang. (MCAMBON/MT)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *