AMBON, PPID -Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat komitmen dalam memajukan kebudayaan daerah melalui dukungan terhadap komunitas seni.
Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, saat menghadiri dan mengukuhkan pengurus Sanggar Seni Tamariska, Kamis (19/2/26) di Gedung Katolik Center.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi dan mendukung setiap inisiatif masyarakat dalam memajukan kebudayaan.
“Kalau kita mencermati tugas dan tanggung jawab kita masing-masing dalam rangka kemajuan kebudayaan, maka pemerintah bertugas untuk memfasilitasi serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan komunitas. Apa yang kita lakukan hari ini melalui pengukuhan pengurus Sanggar Tamariska menunjukkan bahwa tugas itu kita jalankan dengan baik,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menambahkan, Kota Ambon patut bersyukur karena diwariskan kekayaan seni dan budaya yang bukan sekadar menjadi atraksi, tetapi telah menjadi identitas masyarakat. Pengakuan dunia melalui penetapan oleh UNESCO sebagai Ambon City of Music menjadi bukti nyata eksistensi tersebut.
“Kita harus bangga, tetapi yang lebih penting adalah memastikan pelestariannya tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” tegas Wali Kota.
Pemkot lanjutnya, tengah mengarahkan pembangunan pariwisata berbasis nilai tambah budaya. Menurut Wali Kota, potensi alam seperti pantai dan gunung perlu dipadukan dengan atraksi seni khas daerah, seperti tarian bambu gila dan toto buang, agar memiliki daya saing yang membedakan Ambon dari daerah lain.
“Kita tidak bisa menjual pantai atau gunung semata, karena itu ada di banyak tempat. Tetapi ketika kita menghadirkan atraksi seni budaya yang khas, di situlah letak keunggulan Ambon,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para raja, kepala desa, dan lurah untuk memastikan setiap negeri, desa, dan kelurahan memiliki minimal satu sanggar seni budaya sebagai wadah pembinaan generasi muda.
Kepada pembina dan pengurus Sanggar Tamariska, Wali Kota menitipkan pesan agar konsisten melatih dan merekrut anak-anak muda dalam kegiatan positif.
“Melalui langkah-langkah sederhana seperti ini, kita yakin Kota Ambon akan semakin maju dengan generasi muda yang memiliki keterampilan seni dan karakter yang kuat,” tutup Wali Kota.

Adapun pengurus Sanggar Seni Tamariska yang dikukuhkan yakni James Richard Matita (Pembina), Lucky Upulatu Nikijuluw (Penasihat), Endiya Fabricia Katipana (Ketua), Yugel Miranda Pasanea (Sekretaris), dan Helena Ferdinandus (Bendahara).
Pemkot Ambon berharap sanggar ini terus berkembang dan berkontribusi aktif dalam menjaga serta menghidupkan warisan budaya daerah. (MCAMBON/NP)
