AMBON, PPID – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui pembukaan Pasar Murah menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Selasa (3/3/26), di Masjid Ar’rauf, Batumerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota memaparkan bahwa tren inflasi nasional mengalami kenaikan signifikan dan berdampak hingga ke daerah. Berdasarkan rilis terbaru BPS untuk Februari (dirilis Maret), inflasi Kota Ambon secara year on year (y-on-y) tercatat 5,94 persen, meningkat dibanding Januari, dengan angka month to month sebesar 0,30 persen.

“Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat yang tidak berbanding lurus dengan ketersediaan stok, maka harga-harga ikut terdorong naik. Ini menjadi tantangan serius bagi kita semua,” ujar Wali Kota.
Sebagai bentuk intervensi, Pemkot Ambon menghadirkan pasar murah dengan harga paket Rp 55 ribu dari harga normal Rp 138 ribu, Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 83 ribu atau lebih dari setengah harga paket.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa dalam situasi sulit, pemerintah hadir dan mampu mengurangi beban masyarakat,” tegasnya.
Sebanyak 1.000 paket disiapkan pada pelaksanaan perdana ini dan akan dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Ambon. Wali Kota berharap program ini tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Saya selalu ingatkan, mari berlaku adil kepada warga Kota Ambon. Yang membutuhkan, itu yang harus diberikan. Supaya program ini berdampak dan tidak salah sasaran,” tandas Wali Kota.
Pemkot Ambon juga menyampaikan permohonan maaf apabila jumlah bantuan belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan. Namun demikian, langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mendukung masyarakat, khususnya umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa dan mempersiapkan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. (MCAMBON/NP)
