AMBON, PPID – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menargetkan eliminasi TBC pada tahun 2030.
Komitmen itu dimulai dengan pencanangan Gerakan Ambon Bebas (Grab) TBC, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional Ke-58, Sabtu (12/11/22) di Tugu Leimena, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon.
“Ini merupakan inovasi yang dibuat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon dalam rangka eliminasi TBC di kota Ambon. Saya memberikan apresiasi, mendukung, serta berterima kasih karena upaya kita sebenarnya mencegah agar masyarakat agar tidak tertular TBC, dan disertai upaya yang dilakukan fasilitas kesehatan di kota Ambon,” kata Pj. Wali Kota, Bodewin M. Wattimena di sela – sela kegiatan.
Dijelaskan, inovasi ini melibatkan kader kesehatan sebagai garda terdepan yang secara aktif mencari penderita terduga TBC sedini mungkin, untuk selanjutnya petugas kesehatan akan mendiagnosis dengan tepat, dan mengobati sesuai standar, sehingga dapat memutus mata rantai penularan TBC dimaksud,” bebernya.
Menurut Wattimena, TBC merupakan salah satu penyakit juga yang sangat mematikan dan cukup banyak penderita di Indonesia. Oleh karena itu upaya yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Ambon melalui Grab TBC ini patut kita berikan apresiasi dan memberikan dukungan karena apa ya inovasi ini bukan untuk dinas kesehatan tetapi untuk masyarakat
Berdasarkan data. Ada 301 orang per 1000 orang merupakan penderita TBC bayangkan cukup besar sehingga melalui inovasi ini bisa membantu Pemerintah Kota Ambon dan seluruh stakeholder yang terkait dengan kesehatan di kota ini untuk sama-sama kita bisa mengeliminasi TBC di Kota Ambon,” tandasnya.
Sementara itu, Kadinkes Kota Ambon, Wendy Pelupessy menambahkan, launching Grab TBC, pada moment hari kesehatan nasional, menggugah keseadaran dalam Gerakan Masayarakat Hidup Sehat (Germas).
Untuk Kota Ambon sendiri, penemuan penderita terduga TBC masih kurang sehingga angka positif penderita juga turut berkurang, atau bahkan dianggap tidak ada.
“Ternyata kita lemah dalam mencari, sehingga dengan Grab TBC kita libatkan kader, pemberdayaan masyarakat dikedepeankan, dan selama beberapa minggu kader bergerak, sudah 600 penderita terduga, dan 19 diantaranya positif TBC,”pungkasnya.
Launching Grab TBC, dalam moment Puncak perayaan Hari Kesehatan Nasional, turut melibatkan unsur Forkopimda Kota Ambon, Puskesmas. Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura, serta kader kesehatan se – kota Ambon. (MCAMBON)


